Mengapa Sering Menguap Saat Belajar ?

           Hai sahabat Khalifah! Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang menguap. Tentunya kalian pasti sering mengalami hal tersebut bukan hanya pada saat mengantuk ataupun ingin tidur, tetapi juga saat belajar. Pada saat otak ingin fokus terhadap pelajaran, maka muncullah reaksi menguap yang seolah-olah menandakan bahwa tubuh ingin segera pergi ke tempat tidur. Namun setelah sampai ke tempat tidur malah kita tidak bisa segera tidur,  bahkan asyik bermain gadget tetapi tidak menguap seperti saat belajar. Nah loh!

 

            Menguap pada dasarnya merupakan respon tubuh saat otak mulai kekurangan oksigen. Pada beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa menguap erat kaitannya dengan perasaan bosan dan mulai berada pada titik jenuh. Selain itu ada juga yang beranggapan bahwa menguap merupakan perilaku menular. Jika melihat orang yang menguap, maka secara refleks kita pun akan ikut menguap. Bagaimana hal itu bisa terjadi?

             Pada saat belajar maka otak akan bekerja lebih ekstra untuk menangkap impuls berupa pemahaman dari pelajaran. Hal ini membutuhkan energi  lebih banyak yang berasal dari respirasi aerob, pada saat inilah oksigen perlu lebih banyak untuk memasuki otak. Dengan menguap maka otot-otot rahang mengalami peregangan sehingga memaksimalkan alirah darah ke leher, wajah, dan kepala. Oksigen yang masuk pun lebih meningkat sehingga aliran udara dalam tubuh dapat bersirkulasi lebih efektif. Respon menguap yang dianggap menular sebenarnya merupakan respon psikologis terhadap perilaku empati manusia terhadap lingkungan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan anak-anak normal lebih sering menguap dibandingkan anak autisme. Hal ini dikarenakan anak autis memiliki gangguan terhadap interaksi sosial, termasuk rasa empati, sehingga perilaku menguap orang lain tidak dapat mensugesti perilakunya.

            Pada beberapa orang menguap rasanya akan lebih ‘nikmat’ jika dibarengi dengan menggeliat atau gerakan peregangan tubuh  seperti baru bangun tidur. Sebenarnya hal ini dapat membantu otot-otot tubuh berkontraksi agar lebih rileks dan melancarkan aliran darah. Namun bagaimana jika hal ini sering terjadi terjadi pada saat kamu sedang belajar? Nah bisa-bisa kamu dapat teguran dari guru dong pastinya.

            Untuk mengatasi hal tersebut ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk menghindari menguap saat belajar.

  1. Pertama, buatlah belajar menjadi menyenangkan dengan warna-warni bacaan, gunakan spidol warna untuk menandai bacaan yang penting sehingga kamu dapat mengambil konsep utama dari bacaan tersebut.

  2. Kedua, bantu pemahaman materi melalui video tutorial. Hal ini akan lebih efektif dibanding kamu hanya membaca. Penelitian membuktikan bahwa penerimaan informasi melalui audiovisual dapat meningkatkan daya tangkap dibanding hanya visual saja.

  3. Ketiga, buatlah pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya dapat kamu temukan dari buku tersebut dan berlatihlah dengan soal-soal yang lain.

  4. Keempat, jauhkan gadget dari pandanganmu atau matikan jaringan internetnya agar menghndari gangguan saat kamu belajar.

  5. Kelima, jangan terlalu menghafal tapi pahami konsep pelajarannya dan bawa hal tersebut ke kehidupan sehari-hari agar kamu lebih memahami materinya.

 

Dengan menerapkan beberapa tips diatas insyaAllah metode belajarmu akan lebih efektif dan menyenangkan. Gimana? Harus dicoba ya guys. Salam berkah berlimpah!

 

 

Written by  Siti Maria Ladia PS (Kak Ladia)

Source : Dikutip dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *